Pernah Saling Kritik dan Sindir, hingga Trump Jatuh Cinta dengan Kim Jong Un
Abadikini.com, JAKARTA – Hubungan unik Donald Trump dan Kim Jong-un telah menjadi sorotan dunia sejak pertama kali mereka berinteraksi. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku kangen dengan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un. Kedua pemimpin ini memiliki hubungan yang penuh dengan dinamika, mulai dari ketegangan hingga kemesraan.
Kekangenan Donald Trump pada Kim Jong-un terungkap dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Kamis (23/1/2025). Dalam wawancara tersebut, Donald Trump bahkan tiga kali menyebut Kim Jong-un sebagai orang pintar dan mengungkapkan bahwa hubungan mereka tetap baik. “Ia menyukai saya,” klaim Donald Trump.
Namun, hubungan unik Donald Trump dan Kim Jong-un tidak selalu sehangat itu. Diketahui keduanya sangat sering adu argumen dan saling melemparkan sindiran tajam karena tidak menyukai satu sama lain.
Uniknya, meskipun hubungan tersebut penuh dengan ketegangan, keduanya telah mengubah pendekatan mereka seiring perjalanan waktu. Berikut ini beberapa momen yang menonjol dalam hubungan unik antara Donald Trump dan Kim Jong-un.
Dalam pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Donald Trump menyebut Kim Jong-un sebagai “Rocket Man” (Manusia Roket) dan mengancam akan “menghancurkan Korea Utara sepenuhnya” jika Amerika Serikat diserang nuklir oleh Korea Utara.
Kim Jong-un menanggapi dengan menyebut Trump sebagai “dotard” (orang tua pikun) yang “sakit mental” dalam pernyataan resmi, dan berjanji untuk mengalahkan Donald Trump.
Donald Trump dan Kim Jong-un saling memuji saat keduanya bertemu di Singapura. Donald Trump menyebut pertemuannya dengan Kim Jong-un sangat bersejarah dan dunia akan melihat perubahan besar. Kim Jong-un juga menyebutkan akan melupakan masa lalunya yang sering berseberangan dengan Donald Trump.
Pertemuan kedua antara Donald Trump dan Kim Jong-un berlangsung di Hanoi, Vietnam. Keduanya ngambek karena tidak sepakat akan sesuatu hal. Donald Trump menjelaskan alasan pertemuan berakhir tanpa kesepakatan: “Kadang-kadang Anda harus pergi. Kami harus memastikan itu adalah kesepakatan yang benar.”