Istana Kepresidenan Gelar Griya, Ribuan Warga Rayakan Lebaran Bersama Presiden Prabowo

Abadikini.com, JAKARTA – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 31 Maret 2025, saat Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya dalam rangka perayaan Idulfitri 1446 Hijriah.
Ribuan masyarakat dari berbagai lapisan antusias menghadiri acara tersebut, memanfaatkan kesempatan untuk bersilaturahmi langsung dengan Kepala Negara.
Sejak pagi, antrean panjang terlihat disekitar kompleks Istana Kepresidenan, Warga yang hadir tidak hanya disambut dengan ramah oleh Presiden Prabowo tetapi juga menerima lebih dari 5.000 bingkisan dan suvenir.
Bingkisan tersebut berisi berbagai bahan makanan dan minuman seperti mi instan, teh celup, susu, dan gula, sementara suvenir mencakup payung, handuk, tumbler, serta kue kering untuk lebaran.
Tradisi tahunan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan atmosfer Istana yang bersejarah. Banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk berkeliling dan berfoto di berbagai sudut Istana menambah kesan mendalam dalam perayaan lebaran tahun ini.
Selain masyarakat umum, acara gelar griya ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta lbu Selvi Ananda, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, para ketua lembaga, menteri Kabinet Merah Putih, serta para duta besar dari negara sahabat.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud dari semangat kebersamaan dan persatuan bangsa.
“Idulfitri adalah momen suci untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan kembali komitmen kita sebagai pribadi untuk menjadi lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,'” ujar Presiden.
Masyarakat yang hadir mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan mereka. Tarni, seorang warga dari Wonogiri, bahkan tidak kuasa menahan tangis saat bertemu langsung dengan Presiden.
“Saya sangat senang bisa masuk ke Istana dan bertemu langsung dengan Bapak Presiden, ungkapnya dengan haru.
Acara gelar griya ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyat, tetapi juga menegaskan komitmen untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai kebersamaan dalam perayaan hari besar keagamaan.