Merasa Kesal, Rihanna Akan Gugat Donald Trump, Ada Apa Ya ?

Abadikini.com, JAKARTA- Rihanna kesal, Don’t Stop The Music digunakan Donald Trump untuk urusan politik. Tak tanggung-tanggung, diva asal Barbados ini mengirimkan Trump, surat yang berisi permintaan agar berhenti menyetel lagu dalam kampanye politiknya. Surat itu sekaligus ancaman hukum dengan melaju ke persidangan apabila Trump gagal memenuhi permintaan hingga waktu yang ditentukan.
Dalam surat yang diperoleh Rolling Stone, tim hukum wanita bernama lengkap Robyn Rihanna Fenty ini melayangkan peringatan kepada penasihat Gedung Putih.
“Telah menjadi perhatian kami bahwa Presiden Trump menggunakan komposisi musik dan rekaman utama Rihanna, termasuk lagu hitnya Don’t Stop the Music, sehubungan dengan sejumlah acara politik yang diadakan di seluruh Amerika Serikat,” tulisnya dengan lugas.
Surat itu beranjak hanya sehari setelah Rihanna mengetahui sang Presiden menyetel Don’t Stop the Music di Chattanooga, Tennessee.
Menurut koresponden Washington Post, Philip Rucker, masyarakat sangat menyukai langkahnya untuk memainkan lagu itu. Penyanyi Diamonds ini diketahui punya pandangan politik yang berseberangan dengan Trump. Rihanna adalah pendukung partai Demokrat, sedangkan Trump adalah bagian dari Republik. (ak/rmol)